I made this widget at MyFlashFetish.com.

Senin, 04 April 2011

naturalisme

Naturalisme Yaitu suatu bentuk karya seni lukis (seni rupa) dimana seniman berusaha melukiskan segala sesuatu sesuai dengan nature atau alam nyatan, artinya disesuaikan dengan tangkapan mata kita. Supaya lukisan yang dibuat benar – benar mirip atau persis dengan nyata, maka susunan, perbandingan, perspektif, tekstur, pewarnaan serta gelap terang dikerjakan seteliti mungkin, setepat –setepanya. di dalam seni rupa adalah usaha menampilkan objek realistis dengan penekanan seting alam. Hal ini merupakan pendalaman labih lanjut dari gerakan realismepada abad 19 sebagai reaksi atas kemapanan romantisme.
Salah satu perupa naturalisme di Amerika adalah William Bliss Baker, yang lukisan pemandangannya dianggap lukisan realisterbaik dari gerakan ini. Salahs atu bagian penting dari gerakan naturalis adalah pandangan Darwinisme mengenai hidup dan kerusakan yang telah ditimbulkan manusia terhadap alam.
Daftar Pelukis Naturalisme :
§ Soeboer Doellah
§ Raden Saleh
§ Hokusai

§ Affandi

§ Fresco Mural

§ Basuki Abdullah

§ William Hogart

§ Frans Hail

Realisme di dalam seni rupa berarti usaha menampilkan subjek dalam suatu karya sebagaimana tampil dalam kehidupan sehari-hari tanpa tambahan embel-embel atau interpretasi tertentu. Maknanya bisa pula mengacu kepada usaha dalam seni rupa unruk memperlihatkan kebenaran, bahkan tanpa menyembunyikan hal yang buruk sekalipun. Pembahasan realisme dalam seni rupa bisa pula mengacu kepada gerakan kebudayaan yang bermula di Perancis pada pertengahan abad 19. Namun karya dengan ide realisme sebenarnya sudah ada pada 2400 SM yang ditemukan dikota Lothal, yang sekarang lebih dikenal dengan nama India.

REALISME SEBAGAI GERAKAN KEBUDAYAAN

Realisme menjadi terkenal sebagai gerakan kebudayaan di Perancis sebagai reaksi terhadap paham Romantisme yang telah mapan di pertengahan abad 19. Gerakan ini biasanya berhubungan erat dengan perjuangan sosial, reformasi politik, dan demokrasi.
Realisme kemudian mendominasi dunia seni rupa dan sastra diPerancis, Inggris, dan Amerika Serikat di sekitar tahun 1840 hingga 1880. Penganut sastra realisme dari Perancis meliputi nama Honoré de Balzac dan Stendhal. Sementara seniman realis yang terkenal adalah Gustave Courbet dan Jean François Millet.

REALISME DALAM SENI RUPA

Perupa realis selalu berusaha menampilkan kehidupan sehari-hari dari karakter, suasana, dilema, dan objek, untuk mencapai tujuanVerisimilitude (sangat hidup). Perupa realis cenderung mengabaikan drama-drama teatrikal, subjek-subjek yang tampil dalam ruang yang terlalu luas, dan bentuk-bentuk klasik lainnya yang telah lebih dahulu populer saat itu.
Dalam pengertian lebih luas, usaha realisme akan selalu terjadi setiap kali perupa berusaha mengamati dan meniru bentuk-bentuk di alam secara akurat. Sebagai contoh, pelukis foto di zamanrenaisans, Giotto bisa dikategorikan sebagai perupa dengan karya realis, karena karyanya telah dengan lebih baik meniru penampilan fisik dan volume benda lebih baik daripada yang telah diusahakan sejak zaman Gothic.
Kejujuran dalam menampilkan setiap detail objek terlihat pula dari karya-karya RembrandtBarbizon School memusatkan pengamatan lebih dekat kepada alam, yag kemudian membuka jalan bagi berkembangnya impresionisme. Di Inggris, kelompokPre-Raphaelite Brotherhood menolak idealisme pengikut Raphaelyang kemudian membawa kepada pendekatan yang lebih intens terhadap realisme. yang dikenal sebagai salah satu perupa realis terbaik. Kemudian pada abad 19, sebuah kelompok di Perancis yang dikenal dengan nama
Teknik Trompe l'oeil, adalah teknik seni rupa yang secara ekstrim memperlihatkan usaha perupa untuk menghadirkan konsep realisme.

kecintaan terhadap sesama

GIE
sampaikanlah pada ibuku
aku pulang terlambat waktu
ku akan menaklukkan malam
dengan jalan pikiranku
sampaikanlah pada bapakku
aku mencari jalan atas
semua keresahan-keresahan ini
kegelisahan manusia
retaplah malam yg dingin
tak pernah berhenti berjuang
pecahkan teka-teki malam
tak pernah berhenti berjuang
pecahkan teka-teki keadilan
berbagi waktu dengan alam
kau akan tahu siapa dirimu yg sebenarnya
hakikat manusia
tak pernah berhenti berjuang
pecahkan teka-teki malam
tak pernah berhenti berjuang
pecahkan teka-teki keadilan
keadilan, keadilan
akan aku telusuri
jalan yg setapak ini
semoga kutemukan jawaban

ost : gie






lagu diatas menceritakan tentang  seseorang yang ingin menegakkan keadilan. karena kecintaannya terhadap sesama.Meminta seseorang untuk menyampaikan kepadaorang tuanya dia pulang agak terlambat karena dia ingin mencari sesuatu yang belum pasti berhasil.
            Bekerja keras ingin meluruskan kebenaran yang penuh dengan teka-teki.keadilan itu yang harus ditegakkan. Seakan sudah lelah dengan kebohongan ini. Selalu bejuang tanpa lelah untuk mencari jawaban atas kebohongan ini.

Senin, 21 Februari 2011

Mempertahankan kebudayaan indonesia

SIKAP-SIKAP UNTUK MEMPERTAHANKAN KEBUDAYAAN INDONESIA YANG BANYAK DIKLAIM
Bangsa Indonesia adalah bangsa yang memiliki banyak kebudayaan. Akhir-akhir ini kebudayaan Indonesia diklaim oleh negara lain. Yang terutama adalah Malaysia. Ada 10 budaya Indonesia yang diklaim oleh Malaysia, yaitu batik, tari pendet, wayang kulit, angklung, reog ponorogo, kuda lumping, lagu rasa sayange, bunga raflesia arnoldi, keris, rending padang.
Untuk mempertahankan kebudayaan Indonesia sikap yang harus dilakukan adalah dengan mengembangkan kebudayaan tersebut, melestarikannya agar tidak dimakan oleh zaman yang semakin canggih, dan mengetahui serta memahami bagaimana cara menghargai kebudayaan-kebudayaan tersebut yang sudah dipertahankan oleh nenek moyang kita sampai saat ini. Jelas saja negara lain mengklaim kebudayaan kita termasuk kebudayaan mereka juga, jika kita tidak memperhatikan kebudayaan kita sendiri. Kita hanya bisa marah saja ketika kebudayaan kita diklaim negara lain, padahal kita tidak pernah menghargai kebudayaan kita.
Itulah yang membuat saya sadar kenapa kebudayaan kita diklaim negara lain. Sebagai generasi muda, marilah kita sama-sama mempertahankan, melestarikan serta mengembangkan kebudayaan-kebudayaan kita agar kebudayaan-kebudayaan kita tidak lagi diklaim negara lain dan juga kebudayaan kita bisa diakui oleh seluruh dunia. Contohnya adalah batik yang sudah mendapatkan hak paten bahwa batik merupakan kebudayaan asli Indoensia. Semoga kita bisa sadar dengan zaman yang semakin maju ini.

menganalisa tipe kepribadian diri sendiri

Dalam penulisan ini saya akan mengulas tipe kepribadian yang ada dalam diri saya. Setelah saya membaca catatan yang diberikan terdapat tiga pendapat dari orang-orang terdahulu, yaitu Claudius Galenus, Gerardus Heymans dan Eduard Spanger.
Menurut Claudius Galenus
Menurut pemikir Yunani kuno murid Hypocrates (ahli kedokteran) yang bernama Claudius Galenus ada empat tipe tipologi berdasarkan temperamen.
Berikut pengulasannya :
Tipe Sanguinikus
Menurut tipe ini, dari segi positifnya saya merupakan orang yang tidak takut menghadapi masa depan dan optimis. Sedangkan negatifnya saya merupakan orang yang bersifat mendatar dan kurang konsekuen.
Tipe Melankholikus
Menurut tipe ini, dari segi positifnya saya termasuk orang yang berhati-hati dalam tindakan, menepati janji, dan stabil jiwanya. Dari segi negatifnya adalah perasaannya mudah tersentuh dan sulit menyesuaikan diri dengan lingkungan.
Tipe Kholerikus
Menurut saya, kepribadian saya tidak termasuk kedalam tipe ini
Tipe Flegmatis
Menurut tipe ini, dari segi positifnya tidak banyak ketegangan perasaan, mudah merasa memiliki harapan-harapan yang hebat serta tertib dan teratur dan mudah mengampuni. Segi negatifnya penyesuaian dengan lingkungan lambat dan peranannya reaktif atau pasif.

Menurut Gerardus Heymans
Menurut Gerardus Heymans seorang ahli psikologi Belanda, pembagian tipe yang lebih mengarah ke kejiwaan. Ia menemukan adanya tiga macam tipe, yaitu emosional, sekunder dan aktif.



Dari ketiga macam tipe tersebut, saya termasuk kedalam tipe Tipe melankholikus,yaitu : Orang yang mempunyai tipe melankholikus memiliki banyak empedu hitam (melankhole) dalam tubuhnya. Perasaan dasarnya adalah sedih sehingga keadaanya kebalikan dari tipe sanguinikus. Segi negatifnya adalah mereka selalu ketakutan, perasaanya mudah tersentuh, sulit menyesuaikan diri dengan lingkungannya, dan sikapnya kurang bergairah. Segi positifnya adalah berhati-hati dalam tindakannya, konsekuen, mudah menepati janji, dan stabil jiwanya.

Jika menurut sifat-sifatnya, saya termasuk kedalam sifat :
Sifat Sentimental
Sifat Kholerikus
Sifat Sanguinikus
Sifat Flegmatikus
Sifat Amorf
Sifat Gepasioneerd

Lain halnya dengan Eduard Spangeryang membagi manusia atas dasar nilai-nilai hidup. Ia membedakan manusia atas enam buah tipe. Yaitu manusia ekonomi, manusia politik, manusia sosial, manusia pengetahuan, manusia seni dan manusia agama. Dari keenam buah tipe tersebut, saya termasuk kedalam tipe manusia sosial yang artinya bersifat suka berkorban, tanggap terhadap apa yang terjadi dalam masyarakat, suka bergaul dan menolong, tidak kikir atau egois. Tipe manusia pengetahuan yang artinya orang memiliki sifat suka belajar, berpikir, serba ingin tahu, bersedia menerima pengetahuan dari orang lain walau melalui kritik. Dan tipe manusia agama yakni orang yang memiliki sifat kurang mementingkan masalah dunia, tidak ingin kaya, member banyak waktu untuk pengabdian pada Tuhan.

Demikian tipe-tipe kepribadian yang ada dala diri saya. Dalam prakteknya susah mencari tipe yang seratus persen tepat untuk seseorang, karena pada umumnya manusia memiliki tipe campuran. Namun dari tipenya yang dominan seseorang dapat dibedakan dari orang lain. Apabila ada salah-salah kata mohon dimaafkan, karena saya tidak mahir dalam penulisan. hehehe…

Senin, 24 Januari 2011

kehidupan kota dan desa


Kehidupan kota dan desa
Sering dengar dalam suatu media ataupun saat kita SD dalam pelajaran Kewarganegaraan, bahwa kita dalam harusmelakukan sosialisasi dalam masyarakat yang ada dilingkungan. Namun kita sendiri kadang kurang paham apa itu sebenarnya masyarakat. Masyarakat merupakan sekelompok manusia atau individu yang memiliki hubungan baik secara keseluruhan maupun dengan cakupan wilayah. Dari pengertian diatas dapat kita menjadi dua, yaitu pengertian sempit dari masyarakat bahwa masyarakat sekelompok individu yang berada dalam suatu wilayah tertentu dan dalam arti luas bahwa masyarakat kumpulan individu yang memiliki hubungan tanpa memperhatikan wilayah dan tertori.
Tentunya baik dalam arti sempit maupun arti luas Masyarakat memiliki syarat tertentu diantaranya :
  • Masyarakat harus merupakan kumpulan individu atau kelompok
  • Individu-individu dalam masyarakat harus saling berhubungan
Kota dan Desa
Sekarang bila kita lihat dalam arti sempit bahwa masyarakat itu terjadi akibat dalam suatu wilayah berarti dalam kehidupan yang rasakan bahwa masyarakat terbagi menjadi 2 yaitu Masyarakat Kota dan Masyarakat Desa. Sekarang yang dipertanyakan apa perbedaan dari kedua Masyarakat ini, apakah masyarakat kota menggunakan mobil sedangkan masyarakat desa menggunakan delman atau dari segi penampilan dimana masyarakat kota menggunakan baju berlapis-lapis sedangkan masyarakat desa hanya satu lapis saja.
Ternyata kehidupan desa maupun kota tidak dilihat dari alat transportasi  atau tampilannya, namun dari kultur kehidupannya yang sangat kita sadari. Dalam post “KEDUDUKAN YANG SAMA PADA RUANG YANG BERBEDA” saya pernah ulas sedikit perbedaan kultur kehidupan kota dengan desa.
Kehidupan Kota memiliki masyarakat yang berkultur sangat tidak peduli dengan lingkungan sekitar. Individu-individu
masyarakat kota
dalam masyarakat kota akan melakukan sosialisi apabila ada suatu hal yang dibutuhkan seperti mengurus KTP atau surat-surat penting lainnya tentunya dengan begitu kita akan jarang menemui tempat-tempat umum ramai oleh masyarakat seperti contoh dalam masjid atau mushola. Kalau kita lihat dalam masjid atau mushola yang ada dikota yang ada adalah orang-orang tertentu saja dan berkepentingan seperti DKM atau pengurus masjidnya sedangkan masyarakatnya lebih sibuk dengan urusannya masing-masing bahkan terkadang urusan agama sudah tidak menjadi prioritas lagi.
Selain itu karena mobilitas orang perkotaan yang dibilang tinggi maka sosialisasi lingkungan agak terabaikan sehingga kadang kita menemui orang-orang yang tidak peduli dengan lingkungannya bahkan dengan tetangganya sendiri yang tinggal disebelahnya. Walaupun masyarakat kota kurang bersosialisai namun mereka sangat menghormati perbedaan dan privasi. Masyarakat kota juga biasanya menyelesaikan masalah dengan cara pendekatan tanpa perlu membawa masa.
Berbeda dengan kehidupan masyarakat kota, masyarakat desa memiliki kultur sangat peduli dengan lingkungan sekitarnya. Masyarakat Desa sangat aktif bersosialisasi dengan lingkungannya sehingga apabila terjadi suatu masalah dalam lingkungan dengan cepat seluruh masyarakat akan mengetahui hal tersebut, hal ini juga terkadang berlaku pada masalah seseorang masyarakat. Tempat-tempat umum ramai dengan penduduknya seperti masjid, mushola atau balai warga. Masyarakat pedesaan pun sangat memegang erat norma-norma keagamaan sehingga apabila ada sesuatu hal yang tidak sesuatu norma maka masyarakat akan dengan agresif menghadapinya, contoh kasusnya adalah hamil diluar nikah. Dalam kasus biasanya masyarakat desa akan mengusirnya dari tempat tinggalnya.
Masyarakat sangat peduli dengan masyarakat sekitar terlebih lagi tetangga, masyarakat desa menganggap tetangga merupakan saudara dekatnya, sehingga bila meminta pertolongan maka tetanggalah yang pertama membantu, tentunya hal ini tidak dapat kita temui dikota. Namun sayangnya masyarakat dalam kehidupan desa kurang menghargai sebuah privasi karena urusan personal mereka adalah urusan masyarakat dan juga dalam menyelesaikan sebuah masalah terkadang masyarakat desa bertindak sangat agresif bahkan dengan kekerasan, seperti membakar rumah.
Dilihat dari kedua kehidupan masyarakat ini baik kehidupan kota maupun desa, kedua-duanya memiliki kelebihan maupun kekurangan. Namun dalam kedua masyarakat ini terdapat fakta-fakta yang sangat membedakan antara kehidupan kota dan desa
  1. Kedudukan Ketua RT, RW, dan Lurah sangat tinggi dan disegani pada masyarakat desa. Masyarakat desa menganggap mereka sebagai pimpinan masyarakat yang harus dicontoh dan teladani. Sedangkan pada kehidupan kota Ketua RT, RW dan Lurah merupakan kedudukan stuktural yang tidak memiliki nilai pada masyarakat, bahkan dianggap sebagai pesuruh untuk membuat surat-surat tertentu.
  2. Masyarakat desa sangat sulit menerima perubahan-perubahan sosial berbeda dengan masyarakat kota, namun apabila masyarakat desa menerima perubahan sosial tersebuat maka mereka akan menerimanya secara total tanpa menyaring baik atau buruknya.
  3. Biasanya Masyarakat Desa menyimpan atau menumpuk hartanya dalam bentuk tanah persawahan sedangkan masyarakat kota mempercayakan hartanya pada simpanan BANK berbentuk Deposito atau lainnya.
  4. Pendidikan menjadi prioritas utama bagi masyarakat kota sedangkan bagi masyarakat desa terkadang pedidikan kurang menjadi prioritas yang penting mereka dapat bekerja dan menghasilkan uang.
  5. Masyarakat Kota akan menikah apabila mereka sudah cukup mapan untuk menafkahi keluarganya kelak, sedangkan masyarakat desa kalau sudah dewasa maka mereka akan menikah walaupun mereka belum mapan.
  6. Masyarakat desa masih meyakini bahwa banyak anak akan membawa rezeki, berbeda dengan Masyarakat kota yang menunda punya anak apabila belum menginginkanya.
  7. Masyarakat desa sangat peduli dengan masalah tetangganya sedangkan masyarakat kota sangat tidak peduli karena bagi mereka urusan personal merupakan hak privasi mereka
itulah mungkin beberapa fakta yang memperlihatkan perbedaan antara kehidupan desa dan kehidupan kota, mungkin masih banyak lagi fakta-fakta yang lainnya yang belum bisa dijelaskan. Yang pasti dari fakta-fakta tersebut kita dapat mengetahui kebiasaan mana yang menjadi kultur yang baik dan kebiasaan mana yang menjadi suatu kultur yang buruk.
Tentunya kita sekarang ini sebagai generasi yang berwawasan, kita harus mengambil kultur yang baik dari kehidupan desa dan kota dan menggabungkannya sehingga akan terbentuk sebuah kultur kehidupan yang nyaman dan aman serta kondusif bagi kehidupan kita.